Lompat ke isi utama

Berita

GIAT IMPLEMENTASI REFORMASI BIROKRASI, DEMSI TOULASIK: BUKAN HANYA PERUBAHAN DALAM ADMINISTRASI, TETAPI PROSES PERUBAHAN POLA PIKIR DAN BUDAYA KERJA

Rapat Implementasi RB

Foto rapat Implementasi Reformasi Birokrasi di Lingkungan Bawaslu Kabupaten Rote Ndao (Senin, 28/9/2026)

Ba’a - Bawaslu Kabupaten Rote Ndao menggelar rapat Implementasi Reformasi Birokrasi di Lingkungan Bawaslu Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Rote Ndao ini menghadirkan dua narasumber yakni Demsi Toulasik, S.E selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao dan Marthinus Allo, S.H selaku Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Rote Ndao, Senin (28/9/20206).

Melalui sambutannya, Demsi Toulasik menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya sekadar perubahan dalam hal administrasi, namun lebih dari itu diperlukan perubahan menyeluruh.

“Reformasi birokrasi bukan hanya perubahan dalam administrasi atau penyusunan dokumen, tetapi merupakan proses perubahan pola pikir, budaya kerja, serta cara kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pengawasan pemilu.” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Demsi juga mengungkapkan bahwa diperlukan sinergi yang kuat dan kerjasama. Menurutnya, setiap orang memiliki peranan penting dalam mewujudkan keberhasilan reformasi birokrasi.

“Reformasi birokrasi juga menuntut adanya kerja sama dan sinergi antara pimpinan, anggota, koordinator sekretariat, serta seluruh staf. Setiap orang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi. Karena itu, marilah kita membangun komunikasi yang baik, meningkatkan koordinasi, dan bekerja sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan organisasi.” tegasnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran Bawaslu Rote Ndao ini menjadi ruang diskusi sekaligus peningkatan kapasitas seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Rote Ndao, melalui materi yang disampaikan oleh Narasumber pertama, jajaran staf memperoleh pemahaman mengenai pentingnya reformasi birokrasi, dasar-dasar hukumnya, dan tujuan dari adanya reformasi birokrasi.

Melanjutkan sesi, narasumber ke dua yakni Marthinus Allo memaparkan materi mengenai 8 area perubahan reformasi birokrasi, contoh penerapan reformasi birokrasi, tantangan dalam penerapan reformasi birokrasi, serta peran pegawai dalam mewujudkan reformasi birokrasi. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Rote Ndao  dapat memahami pentingnya reformasi birokrasi khususnya bagi Bawaslu Kabupaten Rote Ndao untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, dan kepercayaan publik dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan membantu Bawaslu dalam mencapai tujuan strategis termasuk meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.

Diterapkannya Reformasi Birokrasi dapat menjadikan Bawaslu Kabupaten Rote Ndao sebagai lembaga yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Penulis dan Foto : Luluk I

Editor : Yusrim Yefta P