Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KABUPATEN ROTE NDAO HADIRI UNDANGAN RAPAT KOORDINASI PEMKAB ROTE NDAO

Foto Rakor Pemda

Foto Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di Auditorium Tiilangga, Kantor Bupati Rote Ndao (Rabu, 18/02/2026)

Ba’a - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao menghadiri undangan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di Auditorium Tiilangga, Kantor Bupati Rote Ndao (Rabu, 18/02/2026)

Rapat ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Rote Ndao, Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao, Sekda, FORKOPIMDA, Kepala Perangkat Daerah, Ketua FKUB, dan Stakeholder lainnya. Demsi Toulasik, selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao bersama dua staff turut hadir mewakili instansi. 

Terselenggaranya Rapat ini dimaksudkan untuk menyampaikan capaian kinerja Bupati dan Wakil Bupati selama satu tahun masa kepemimpinan, pembersihan lingkungan dan jalan, pencegahan permasalahan sosial, serta agenda penting lainnya yang selaras dengan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Rote Ndao.

Melalui pembukaannya, Bupati Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk menyampaikan bahwa agenda rapat akan lebh difokuskan pada dengar pendapat di atas pemaparan pencapaian.

“Di forum ini kami tidak fokus kepada pencapaian, untuk pencapaian kami ada datanya dari BPS dan instansi terkait lainnya. Di forum ini kami ingin agar Bapak/Ibu memberikan masukan, kritikan kepada kami agar kami dapat maksimal membangun Rote Ndao. Kami sudah sampaikan kepada jajaran agar tidak resisten terhadap kritik dan saran” tegasnya.

Elemen masyarakat yang hadir seperti Pendeta, Kepala desa, Manleo, Orang Muda Perempuan, hingga stakeholder terkait diberikan kesempatan untuk menyampaikan kritik dan saran melalui forum tersebut. Turut disinggung masalah sosial yang ada di Kabupaten Rote Ndao seperti masalah sampah, khususnya di ruang publik seperti rumah sakit, tingkat angka kemiskinan yang disinyalir karena ada kesalahan dengan sistem penyaluran bantuan sosial yang sudah berjalan dan kurang tepat sasaran, permasalahan stunting, ketersediaan pupuk NPK, hingga permasalahan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Menutup forum, Paulus Henuk menegaskan agar seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama dan bersinergi supaya permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Rote Ndao dapat teratasi dengan baik melalui penegakan hukum yang baik serta kesadaran individu dari masyarakat.

"Jika tidak pernah ada penindakan hukum yang tegas di Rote Ndao maka permasalahan sosial tidak kunjung selesai, saya minta agar semua instansi terkait dapat bersinergi, agar seluruh elemen masyarakat dapat memiliki perhatian yang sama sehingga Kabupaten Rote Ndao dapat lebih maju ke depan” tutupnya.

Penulis dan Foto : Luluk I

Editor : Yusrim Y P