Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KABUPATEN ROTE NDAO PERKUAT DEMOKRASI MELALUI PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF TAHUN 2026

Foto P2P

Kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Aula Hotel Videsy, Ba'a (Kamis, 16/7/2026)

Ba’a - Dalam upaya memperkuat demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" ini dilaksanakan di Aula Hotel Videsy, Ba'a, dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rote Ndao (Kamis, 16/7/2026).

Melalui sambutannya, Demsi Toulasik selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao menyampaikan harapannya mengenai penyelenggaraan kegiatan P2P Tahun 2026.

“Harapannya melalui kegiatan ini kita bisa saling bersinergi dalam tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang, sehingga di masa non tahapan ini peserta akan dilatih dengan memperdalam ilmu pengasawasan agar kedepan peserta tidak menjadi pihak yang melanggar peraturan perundang-undangan” ujarnya.

Turut hadir secara daring Amrunur Muh Darwan selaku Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, melalui sambutan sekaligus membuka kegiatan, Amrunur mengajak peserta P2P untuk turut aktif menyuarakan kualitas demokrasi di Kabupaten Rote Ndao.

“Generasi muda hari ini, teman-teman yang menjadi sasaran kegiatan pendidikan pengawas partisipatif hari ini kita minta menjadi agen kita, harus speak up, harus ngomong, harus bicara tentang bagimana kualitas demokrasi, khususnya di Kabupaten Rote Ndao.” tegasnya

Lebih lanjut, Amrunur juga menyampaikan dua poin harapannya mengenai output pelaksaan kegiatan kepada peserta P2P

“Pertama, kolaborasi harus dibangun, harus diawali dengan pengetahuan, pendidikan hari ini, kemudian yang ke dua, soal bagaimana tanggung jawab moril kita sebagai orang Rote, warga NTT, dan warga Indonesia untuk mewujudkan pemilu kita ke depan harus jadi lebih baik, harus jujur, adil, harus bermartabat dan jauh dari praktik-praktik tidak baik” tuturnya.

Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Rote Ndao dalam membangun budaya pengawasan yang melibatkan masyarakat secara aktif, khususnya pada masa non-tahapan pemilu. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif sebagai salah satu pilar dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Rote Ndao, seperti Rote Timur, Rote Tengah, Lobalain, Pantai Baru, dan Loaholu. Keberagaman latar belakang peserta diharapkan mampu memperluas jejaring pengawasan partisipatif hingga ke tingkat desa dan komunitas.

Melalui penyelenggaraan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Rote Ndao berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam mengawal setiap proses demokrasi. Semangat kolaborasi yang dibangun sejak masa non-tahapan ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Pemilu Tahun 2029 yang bermartabat, berintegritas, serta mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

Penulis dan Foto : Luluk I dan Ramadhan S P Y

Editor : Yusrimn Yefta P