Lompat ke isi utama

Berita

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN P2P, IJI JAELANI: BAWASLU HARUS MENJADI FASILITATOR DAN MEDIATOR

Foto Rapat HP2H

Foto Rapat Koordinasi Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui zoom meeting (Kamis, 23/04/2026)

Ba’a - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui zoom meeting (Kamis, 23/04/2026)

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka persiapan P2P ini dihadiri oleh Iji Jaelani, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Amrunur Muh Darwan, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Denny Fanny Matulessy selaku Kepala Bagian Pengawasan, Koordinator Divisi P2H dan HP2H seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT, dan seluruh staf yang membidangi.

Rapat ini digelar sebagai upaya menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan pelaksanaan program di masing-masing daerah. Turut hadir memberikan brainstorming, Iji Jaelani, Tenaga Ahli Bawaslu RI menyampaikan bahwa dalam melaksanakan program P2P, diperlukan cara pandang transformatif agar menghasilkan dampak.

“Kita akan membuat suatu cara pandang yang transformatif, bahwa cara pandang kita harus mengintervensi cara pandang masyarakat, kemampuan masyarakat, dan skill masyarakat untuk melakukan pengaduan dan pengawasan. Peran Bawaslu menjadi mediator dan fasilitator, artinya Bawaslu menyambungkan, perannya memediasi” tuturnya.

Dalam rapat tersebut Amrunur menyampaikan ketentuan dan pelaksanaan P2P secara teknis, disampaikan bahwa proses rekrutmen P2P Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak dan terbuka hingga batas akhir pendaftaran 30 April 2026. Seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota ditargetkan untuk merekrut 20 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat seperti pemuda gereja, remaja masjid, komunitas, serta organisasi kepemudaan.

Melalui closing statementnya, Amrunur memberikan apresisasi kepada seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota atas kerja pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan masyarakat yang telah dilaksanakan di daerah.

“Terima kasih untuk kerja-kerja hebat teman-teman semua, saya melihat geliatnya luar biasa, Bawaslu Goes to school, Bawaslu Goes to Campus, MoU, terlaksana dengan luar biasa” tutupnya.

Selanjutnya Bawaslu Kabupaten/Kota diharap dapat segera menindaklanjuti dan melakukan proses rekrutmen di daerah masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Pelaksanaan program ini diharapkan dapat menjadi wadah partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pemilu dan turut mendorong keterlibatan orang muda dalam proses peningkatan kualitas demokrasi.

Penulis dan Foto : Luluk I

Editor : Yusrim Yefta P